Analis Data Bisnis

Rentang Gaji: Rp15jt - Rp30jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Seorang analis data bisnis adalah profesional yang memiliki keterampilan analitis tinggi dan memiliki tanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data untuk memberikan wawasan yang dapat membantu pengambilan keputusan bisnis. Selain mengumpulkan dan menganalisis data, mereka juga membuat laporan dan visualisasi data yang dapat dipahami oleh pemangku kepentingan bisnis. Berkolaborasi dengan tim manajemen untuk memahami kebutuhan analisis data yang diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis. Tetap memperbarui pengetahuan tentang perkembangan terbaru dalam bidang analisis data dan teknologi terkait. Analisis data bisnis sangat penting dalam mendukung keputusan bisnis yang informasional dan berbasis bukti. Mereka bekerja di berbagai industri, termasuk keuangan, e-commerce, kesehatan, dan banyak lagi. Keterampilan yang dibutuhkan termasuk pemahaman mendalam tentang analisis statistik, pemrograman, dan pengetahuan domain bisnis yang relevan."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Analis Data Junior Analis Data Senior Manajer Data Bisnis

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Swasta
logo
Universitas Bhamada Slawi
Universitas Bhamada Slawi adalah lembaga pendidikan tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Tri Sanja Husada Slawi yang berdiri pada 19 Juli 2021 sebagai perubahan bentuk dari STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi. Awalnya, STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi merupakan sebuah institusi pendidikan tinggi yang fokus mencetak tenaga kesehatan handal dan profesional yang berdiri pada tahun 2005. Sebelumnya merupakan penggabungan dua lembaga pendidikan tinggi yaitu Akbid Bhamada Slawi dan Akper Bhamada Slawi yang berdiri sejak tahun 1995. STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi menyelenggarakan beberapa prodi diantaranya Prodi Diploma III Keperawatan, Prodi Diploma III Kebidanan, Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Diploma IV Keselamatan Kesehatan Kerja yang telah terakreditasi LAMP-PT Kesehatan dengan Kriteria Baik Sekali dan terakreditasi BAN-PT dengan Kriteria Baik Sekali. Yayasan Pendidikan Tri Sanja Husada Slawi yang menaungi Universitas Bhamada berdiri sejak tahun 1993 dengan tokoh-tokoh pendiri diantaranya Drs. H. Masfui Masduki, MM; Drs. H. Soebarno; dr. H. Moeljono Sadini, DTM&H; Dr. Maufur; Prof. Dr. H. Tri Jaka Kartana; Dra. Hj. Sabariyah Puji Rahaju, Apt., MM; Drs. Sugiyanto, MM; Drs. H. Widodo; Drs. H. Subekti. Sesuai dengan ijin perubahan bentuk menjadi Universitas Bhamada Slawi mengelola beberapa fakultas seperti, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Informatika (FIKOM).
university
Swasta
logo
STMIK Mardira Indonesia
Bertitik tolak dari keinginan untuk membantu pemerintah di dalam merealisasikan tujuan pendidikan, khususnya dibidang pendidikan komputer, maka pada tanggal 19 September 1983 Yayasan Widyaloka Jakarta mengembangkan lembaga pendidikan luar sekolah dengan nama Pusat Pendidikan Komputer Widyaloka yang beralamat di jalan Gajah Mada No.3-5 Jakarta Pusat. Guna memperluas jaringan, maka dibukalah cabang Pusat Pendidikan Komputer Widyaloka Bandung yang merupakan cabang ke-enam dan secara resmi berdiri pada 4 Januari 1988, dengan lokasi di jalan ABC No.64-66 Bandung dan Jalan Soekarno-Hatta No.236 Bandung. PPK Widyaloka Bandung mulai diselenggarakan berdasarkan ijin Kanwil DEPDIKBUD Propinsi Jawa Barat pada tanggal 13 Februari 1988 Nomor 008/I.02.10/C/L.90 dan secara institusional PPK widyaloka yang berfungsi sebagai lembaga swadaya Masyarakat di bidang formal maupun non formal. Sejak tahun 1990, PPK Widyaloka Bandung membuka Program Setara diploma I (PSD I) dengan Program Studi Programmer, tahun 1992 membuka Program Studi Komputer Sekretaris dan Komputer Akuntansi. Tahun 1993 dibuka Program Studi Komputer Manajemen dan tahun 1994 dibuka Program Studi Komputer Grafik dan desain publish. Pada tahun 1995 kembali membuka program setara diploma 3 (PSD 3) untuk Program Studi Komputer Sistem Analis, Administrasi Bisnis, Grafik Publish dan Desain serta Komputer Akuntansi. Di usianya yang ke 13, Yayasan Mardira Indonesia melalui PPK Widyaloka Bandung telah eksis dan dikenal masyarakat dengan berbagai prestasi yang dicapai, antara lain: 1. Terpilihnya PPK Widyaloka Bandung sebagai Cabang terbaik pada tahun 1997 2. Terpilihnya PPK Widyaloka Bandung sebagai Lembaga PLS percontohan bidang Komputer tingkat Nasional pada tahun 1996 3. Ditunjuknya PPK Widyaloka sebagai Sekretariat Sub Konsorsium Komputer Jawa Barat 1995 sampai dengan sekarang. Dalam upaya meningkatkan peran Yayasan Mardira Indonesia di dalam kancah pendidikan, diulang tahunnya yang ke-10, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1997, Yayasan Mardira Indonesia menyelenggarakan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mardira Indonesia, dengan surat keputusan MENDIKBUD RI No.06/D/0/1998. Adapun program studi yang dibuka sesuai dengan legalisasi yang diperoleh sbb : SK. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI : a. Komputerisasi Akuntansi D3 (SK.No.06/D/0/98 tertanggal 11 Februari 1998) b. Manajemen Informatika D3 (SK.No.06/D/0/98 tertanggal 11 Februari 1998) c. Teknik Informatika S1 (SK.No.06/D/0/98 tertanggal 11 Februari 1998)
university
Swasta
logo
Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Aws
Bermula pada kuartal akhir 1963 – dua orang yang memiliki kepedulian terhadap kehidupan pers dan pekerja pers di Jawa Timur, di tengah perkembangan dan situasi politik yang terjadi di era Orde Lama (Orla). Kendati bukan pertemuan yang sifatnya ‘resmi’, namun kelak pertemuan tersebut mampu menjadi sosok ibu atau almamater bagi lahirnya lembaga pendidikan, khususnya pendidikan kewartawanan. Saat itu A. Azis, yang juga Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Surabaya (Jawa Timur), mengungkapkan pentingnya kontribusi wartawan yang memiliki etika, memiliki pengetahuan dan profesional. Buah pikiran tersebut mendapat dukungan R. Moeljadi Notowardojo. Sesuai situasi dan kondisi politik yang berkembangan saat itu, A. Aziz dan Moeljadi Notowardojo, sepakat untuk mengikutsertakan para pemimpin instansi pemerintahan yang mempunyai kaitan dengan pekerjaan kewartawanan dan pers saat itu. Perbagai persiapan dilakukan, termasuk menunjuk Singgih (wartawan harian Indonesian Daily News) untuk pelaksanaan teknisnya, dengan dibantu Ketua seksi pendidikan PWI, Amak Syarifuddin (wakil pemimpin redaksi majalah Skets Masa). Setelah semua unsur berkumpul, maka disetujui untuk mendirikan lembaga pendidikan tinggi berjenjang “akademi” dan sepakat diberi nama “Akademi Wartawan Surabaya (AWS)”. Beberapa tenaga pengajar AWS berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, yang saat itu merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki fakultas Sosial-Politik dengan jurusan Publisistik. Momen 9 Februari 1964 : Ulang Tahun ke 19 PWI Bertempat di balai Wartawan Surabaya, dalam ulang tahun PWI ke-19, A. Aziz menyampaikan kepada para undangan tentang rencana mendirikan lembaga pendidikan wartawan. Diharapkan semua penerbitan bisa berpartisipasi dan memberi dukungan dari instansi pemerintah serta masyarakat. Demikian pula sambutan kepala Japen Provinsi Jawa Timur yang menekankan pentingnya keberadaan lembaga tersebut, yakni demi terwujudnya keberadaan wartawan di Jawa Timur pada khususnya, dan di Indonesia bagian Timur pada umumnya.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat